Arsip untuk kategori ‘Aliran dan Paham Sesat’
Kejagung Mengawasi Aliran Kepercayaan yang Berpotensi Meresahkan
Iskamto mengatakan, selama 2009 Kejagung (Kejaksaan Agung) melakukan pengawasan terhadap aliran kepercayaan yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.
Aliran yang diawasi itu, yakni, Aliran Perguruan Santi Loka yang dikembangkan oleh Ahmad Marwani di Mojokerto, Jawa Timur; Agama Mahawi di daerah Blitar, Bantul, Jawa Timur, dan Aliran Jemaat Kemuliaan Allah yang dikembangkan oleh Herman Kemala di Manado.
“Kemudian, aliran Satrio Piningit Weteng Buwono yg dikembangkan oleh Agus Prayitno di Pasar Minggu, Jaksel,” katanya.
“Selanjutnya, ajaran Istijenar Raksa Gunung Rinjani yang dikembangkan oleh Abdullah Ahmad Bakri di Lombok Timur, NTB,” katanya.
Ia menambahkan pencapaian yang dilakukan oleh intelijen Kejagung, yakni melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan SKB (Surat Keputusan Bersama) antara Menag, Jaksa Agung, dan Depdagri tentang peringatan, pelarangan terhadap penganut Jamaah Ahmadiyah.
Sumber: http://www.antaranews.com/berita/1261570692/kejagung-larang-lima-buku-beredar
Naqsabandiyah Rayakan Idul Adha 26 November
Kendati pemerintah telah memutuskan Hari Raya Idul Adha jatuh pada Jumat 27 November, namun Tarekat Naqsabandiyah di Padang, Sumatera Barat, memilih tidak mengikutinya.
Mereka bakal merayakan Idhul Adha pada Kamis, 26 November mendatang. Hal itu diungkapkan guru aliran Tarekat Naqsabandiyah Mursyid Syafri Malin Mudo di Mushala Baitul Makmur, Kecamatan Pauh, Padang. (21/11/2009).
“Jatuhnya 10 Dzulhijjah pada tanggal 26 November tersebut berdasarkan perhitungan almanak tahunan sesuai metode hisab munjid yang telah dilakukan secara turun-temurun.
Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Sumatera Barat akan merayakan hari raya Idul Adha pada Kamis, 26 November mendatang,” katanya.
Hal ini berarti Tarekat Naqsabandiyah bakal merayakan Idul Adha sehari lebih awal ketimbang pemerintah. Ini menurut Mursyid karena penetapan tanggal tidak berdasarkan rukyatul hilal melainkan berdasarkan kalender hidab munjid.
“Berdasarkan perhitungan kita menurut kalender Hidab Munjid yang juga berpedoman kepada kalender Muhammadiyah, 10 Dzulhijjah jatuh pada tanggal 26 November,” tegasnya.
Menurut Mursyid, dalam kalender Muhammadiyah awal Dzulhijjah 1430 Hijriyah jatuh pada 17 November pukul 02.15 WIB di mana matahari terbenam pada pukul 18.08 WIB. Hilal sudah berada di atas ufuk Mar’i setinggi 5 dejarat 55 menit, 33 detik.
“Hal itu sama dengan memulainya ibadah puasa saat Ramadan. Di dalam hadits disebutkan jika telah tampak bulan, maka kita wajib berpuasa, sehingga kita menetapkan awal puasa bukan pada awal tanggal nampaknya bulan itu, melainkan satu hari sebelumnya, begitu juga dengan penetapan Idul Adha,” terang dia.
Mursyid mengklaim bahwa jumlah jamaah Naqsabandiyah di Sumatera Barat mencapai 20 ribu orang yang tersebar di beberapa kota dan kabupaten. Seperti di Kota Padang, Kabupaten Solok, Kabupaten Pasaman, Pesisir Selatan, Payakumbuh, dan Kota Bukittinggi. (ful)
Sumber: okezone.com
Dua Ajaran Sesat Resahkan Masyarakat Cirebon
Dua aliran keagamaan yang dianggap sesat yaitu Hidup Dibalik Hidup (HDH) dan Surga ADN muncul di Kabupaten Cirebon, Jabar, yang keberadaan ajaran tersebut dinilai meresahkan masyarakat di sekitarnya.
“Kami sudah menerima laporan dari masyarakat tentang dua aliran tersebut dan sekarang kami sudah membentuk tim khusus untuk mencari kebenaran tentang informasi masyarakat tersebut,” kata Ketua MUI Kabupaten Cirebon, KH Jafar Aqil Siradz, Kamis (19/11).
Menurut Jafar, pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kantor Departemen Agama (Kandepag) Kabupaten Cirebon sudah menerima laporan dari masyarakat tentang penyebaran aliran tersebut dan sudah membahasnya dan saat ini sudah membentuk tim untuk mengklarifikasi keberadaan dua aliran tersebut.
Dari laporan masyarakat, kata Jafar, aliran Hidup Dibalik Hidup (HDH) berkembang di Kecamatan Sedong, Lemahabang dan Babakan dengan pimpinannya bernama Kusnan. Dalam praktiknya, Kusnan mengaku bisa berkomunikasi langsung dengan Tuhan. bahkan dia mengaku sudah pernah melakukan perjalanan ke Surga dan Neraka.
“Beberapa waktu lalu kami sudah menetapkan aliran ini sesat. Dan jika ternyata hingga saat ini masih berkembang dan mempengaruhi aqidah masyarakat lainnya, tentu akan kami tidak lanjuti dengan pemanggilan pimpinananya,” kata Jafar.
Sedangkan aliran Surga ADN baru berkembang di Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon dengan pimpinannya bernama Ahmad Tantowi. Menurut Jafar, dalam ajarannya, sang pemimpin, Ahmad Tantowi menganggap dirinya sebagai tuhan dan dalam praktik ibadahnya tidak diwajibkan menjalankan ibadah Shalat, puasa, membaca Al-Quran dan masuk masjid.
“Selain itu mereka juga tidak mengakui Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan parahnya pengikut aliran ini menghalalkan istri-istri mereka digauli oleh pimpinannya,” kata Jafar.
Selain itu, lanjut Jafar, para pengikut aliran ini diwajibkan membayar infaq sebesar 10 persen dari total penghasilannya.
Sementara itu, Kasi Penamas Kandepag Kabupaten Cirebon, Sudirna mengaku pihaknya tidak hanya menerima laporan dari masyarakat namun juga langsung dari salah seorang pengikutnya.
“Kami menerima laporan tentang ajaran ini dari salah seorang pengikutnya. Oleh karena itu kami akan memanggil pimpinan aliran tersebut untuk mengklarifikasi tentang ajarannya,” kata Sudirna.
Dalam mengungkap tentang keberadaan aliran tersebut, Sudarna mengakui pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian.(*)
Sumber: antara.co.id
Saudi Tolak Haji Politik
Arab Saudi memperingatkan para jama’ah haji untuk tidak menggelar unjuk rasa selama menunaikan ibadah haji. Sebuah peringatan yang ditujukan pada Iran yang meyakini haji mempunyai dimensi politik disamping spiritual.
Pernyataan yang dikeluarkan kabinet Saudi tersebut tidak menyebut Iran tetapi mengikuti pernyataan para pemimpin Iran mengenai ibadah haji.
Pemimpin tertinggi Ayatollah(?) Ali Khamenei mengatakan warga Syi’ah sudah selayaknya mengemukakan perubahan.
Pemerintah Saudi yang Sunni mengatakan keributan politik akan mengganggu jama’ah dan membahayakan keselamatan mereka.
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan Teheran akan mengambil langkah seperlunya kalau jama’ah haji Iran mengalami pembatasan selama pelaksanaan ibadah haji.
Sementara Ayatollah(?) Khamenei meminta pemerintah Saudi untuk mengambil tindakan atas tuduhan adanya salah urus terhadap warga Syiah di Arab Saudi.
Tahun 1987 kalangan Syiah, kebanyakan dari Iran, bentrok dengan polisi Arab Saudi dalam sebuah protes anti-Amerika saat menjalankan ibadah haji. 402 orang diketahui meninggal gara-gara peristiwa itu.
Sejak peristiwa itu tidak ada lagi protes besar-besaran dan polisi Saudi meningkatkan penjagaan keamanan besar-besaran.
Ratusan ribu ummat mulai berdatangan di Mekkah dan Medinah menjelang pelaksanaan haji yang akan jatuh akhir bulan November.
Sekitar dua juta ummat Islam melaksanakan ibadah haji setiap tahunnya.
Sumber: BBCIndonesia
Walikota Anti-Taliban Tewas Dibom
Insiden bom bunuh diri menggunakan mobil kembali berlangsung di Pakistan. Serangan yang terjadi di Kota Adazai, 16 km dari kota Peshawar, Minggu, 9 November 2009, menewaskan sedikitnya 12 orang, termasuk seorang walikota setempat.
Milisi Taliban mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang juga melukai 36 orang. Shahibzada Anis Khan, seorang pejabat setempat, mengatakan ledakan itu berasal dari sekitar 10 kilogram bahan peledak.
“Ledakan menewaskan Walikota Abdul Malik, yang sedang berada di luar rumah saat sebuah mobil melintas dan meledak,” kata Khan seperti dikutip dari laman stasiun televisi CNN. Sedangkan anak walikota menderita luka serius dan dirawat di Rumah Sakit Peshawar.
Abdul Hamid Afridi dari Reading Hospital Peshawar mengatakan korban ledakan temasuk seorang anak kecil dan lima orang wanita.
Malik merupakan aktivis Lashkar, sebuah relawan militer yang berperang melawan militan Taliban. Menurut seorang pegawai senior di pemerintahan, hingga dua tahun lalu, Walikota Abdul Malik mendukung Taliban.
Namun, kemudian dia berbalik arah dan tidak menyetujui strategi kelompok tersebut, yang sering kali menempatkan warga sipil sebagai target.
Pemimpin Taliban setempat menyatakan beberapa alasan untuk membunuh Malik. Dia telah memperingatkan, agar siapapun yang berseberangan dengan Taliban akan menjadi target bom bunuh diri.
Sumber: VIVANEws.com
MUI Kudus Temukan Aliran Menyimpang dari Islam
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menemukan adanya aliran baru yang diduga menyimpang dari ajaran Islam, karena dalam pengucapan kalimat syahadat berbeda dari ajaran Islam.
Ketua MUI Kabupaten Kudus Muhammad Syafiq Naschan di Kudus, ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan adanya aliran baru itu sekitar dua pekan terakhir. Untuk menangani hal tersebut, pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan pihak kepolisian dan Kesbangpolinmas di kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Kudus, Senin (9/11).
Berdasarkan hasil kajian sementara, serta dari sejumlah laporan yang masuk, kata dia aliran yang bernama Sabda Kusuma itu telah mengubah kalimat syahadat. “Seharusnya bunyi syahadat Rasul adalah `asyhadu anna Muhammadan Rasulullah`, tetapi aliran ini mengubah menjadi `asyhadu anna Sabda Kusuma Rasulullah,” katanya.
Perubahan itu, kata Syafiq merupakan indikator bahwa aliran tersebut melenceng dari ajaran Islam. “Padahal syahadat merupakan kunci sekaligus dasar aqidah Islam yang tidak bisa diganggu gugat,” katanya seperti dilansir Antara.
Terkait ajaran yang lain, seperti salat dan lain sebagainya, dia mengatakan, masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Ia mengatakan, pihaknya akan segera memanggil pemimpin aliran itu yang diketahui bernama Sabda Kusuma yang tinggal di Kauman Menara RT 01/ RW I Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.
Aliran tersebut diduga telah lama berkembang, mengingat jumlah pengikutnya sekitar 60 orang. “Kami akan segera memanggil yang bersangkutan untuk memberi klarifikasi. Apabila memang terbukti melenceng, kami berharap yang bersangkutan dapat mencabut kembali ajarannya, serta kembali ke jalan yang benar,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kesbangpolinmas Kudus Ali Rifa`i melalui Kasi Ideologi Nur Hadi mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan dari MUI sebelum mengambil langkah antisipasi. “Kita berharap fatwa dari MUI dan keputusan dari Kantor Departeman Agama menegaskan bahwa aliran tersebut terlarang,” katanya.
Untuk menghindari terjadinya amuk massa, atau hal-hal lain yang tidak diinginkan, menurut dia sejumlah personel diterjunkan untuk melakukan pengawasan. “Yang pasti, kami tidak ingin ada main hakim sendiri,” katanya.
Sumber: tvOne.co.id
MUI Blitar Selidiki Sekte Padange Ati
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar menyelidiki sekelompok warga di Dusun Mbiluk, Ngaglik, Srengat, Kabupaten Blitar yang diduga sebagai penganut aliran (sekte) menyimpang.
Informasi yang dihimpun MUI, sekte yang mengatasnamakan Padange Ati (PA) ini diduga sudah berani menanggalkan syariat agama yang diakui pemerintah, khususnya Islam.
Seorang anggota “jamaah” yang sebelumnya Islam, berani mengabaikan shalat, bahkan menilai dogma shalat lima waktu sebagai tata cara pemeluk agama yang masih dangkal keilmuannya.
Menurut keterangan Sekretaris Umum MUI Kabupaten Blitar Achmad Su’udy, PA yang dilakukan secara rutin di rumah seorang warga setempat bernama Jono (48) memiliki benang merah dengan Aliran Masuk Surga (AMS) pimpinan Suliyani asal Desa Jajar, Talun, Kabupaten Blitar.
Bahkan, Achmad Su’udy terang-terangan sekte PA yang muncul sekitar tahun 2007/2008 sebagai pengembangan dari AMS. Sebab, selain mengecilkan arti syariat Islam seperti aliran AMS, sejumlah “Imam” sekte PA merupakan murid-murid Suliyani.
“Hasil penyelidikan sementara aliran yang beranggotakan sekitar 25 orang ini telah menyimpangi aqidah agama. Dan ajaran yang disampaikan sama persis dengan Aliran Masuk Surga pimpinan Pak Suliyani,” ujarnya, Minggu (8/11/2009).
Seperti halnya AMS, ritual yang dilakukan para pemeluk PA mirip dengan pengikut tarikat atau tasawuf dalam agama Islam. Mereka duduk “bersemedi” dengan menyebut nama Tuhan sesuai dengan keyakinan masing-masing. Misalnya seorang muslim menyebut Allah. Sedangkan nasrani menyebut Tuhan Yesus atau yang Hindu atau Budha tetapa memakai istilah Sang Hyang Widi.
PA yang berhaluan sama dengan AMS ini diduga juga memiliki pandangan seragam soal rukun Haji dalam agama Islam, yang menurut mereka tidak perlu ditunaikan di tanah suci Makkah. Haji di Makkah dinilai sebagai kegiatan pemborosan.
“Kita juga masih selidiki apakah PA ini juga menarik pungutan rata-rata Rp1-4 juta kepada setiap pengikutnya seperti halnya AMS atau tidak,” terang Su’udy menambahkan saat ini masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pantauan. (Solichan Arif/Koran SI/teb)
Sumber: okezone.com
Pembom Bunuh Diri Tewaskan 24 Orang di Pakistan
Seorang pembom bunuh diri dengan target para pekerja yang sedang antri untuk mengambil gaji mereka dekat sebuah bank dan hotel Pakistan, Senin, menewaskan 24 orang, sementara PBB menarik para staf asingnya dari daerah barat laut negara itu.
Bom kedua yang menewaskan korban sipil warga biasa kurang dari seminggu serangan dekat markas besar angkatan darat di kota garnizun Rawalpindi, menunjukkan meluasnya ancaman yang ditimbulkan oleh gerilyawan yang punya hubungan Al Qaida di Pakistan.
Ledakan bom dekat sebuah gedung tempat berkantornya sebuah bank dan Hotel Shalimar berbintang empat menyebabkan di lokasi itu bertebaran tubuh manusia dan ceceran darah dan memporakporandakan jendela-jendela, kata para saksi mata.
“Kami sedang duduk di lantai dua kantor kami. Itu adalah ledakan yang dahsyat,” kata Raja Sher Ali, seorang manajer pemasaran di sebuah perusahaan lokal kepada AFP.
“Gedung kami terguncang seolah-olah terjadi gempa dan ketika kami keluar terdapat asap di mana-mana dan bagian-bagian tubuh masuk ke kantor kami,” katanya.
Lebih dari 300 orang tewas bulan lalu ketika Pakistan melancarkan serangan besar-besaran terhadap kelompok Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) di daerah suku, tempat para pejabat AS mengatakan mereka berencana melancarkan serangan-serangan terhadap pasukan Barat.
Seorang perwira senior polisi mengatakan serangan itu adalah perbuatan seorang pembom bunuh diri.
“Pembom bunuh diri itu datang dengan menggunakan sebuah sepeda motor dan meledakkan bom yang dibawanya dekat orang-orang yang sedang berkumpul untuk mengambil gaji. Kami menemukan rompi bunuh diri dan beberapa bagian tubuh penyerang bunuh diri itu,” kata pejabat senior polisi Aslam Tarin kepada wartawan.
Deeba Shehnaz, juru bicara tim pertolongan mengemukakan kepada AFP dari lokasi ledakan itu “korban tewas meningkat menjadi 24 orang” dengan 24 lainnya cedera.
Serangan di Mall Road dekat Pearl Continental Hotel dan dekat markas besar angkatan darat Pakistan, tempat 10 pria bersenjata mengepung hampir 24 jam bulan lalu menewaskan 23 orang dan sangat memalukan militer itu.
Keamanan yang lemah menyebabkan PBB, Senin mengumumkan pihaknya akan menarik staf internasionalnya dari Pakistan barat laut itu, hanya beberapa hari paling tidak 118 orang tewas akibat sebuah bom mobil di ibu kota daerah itu, Peshawar.
“Mereka akan dipindahkan. Segera,” kata Isharat Rizvi, seorang juru bicara PBB kepada AFP tetapi tidak bersedia mengatakan berapa jumlah staf yang akan dipindahkan.
Sekjen PBB Ban Ki-moon menyatakan badan dunia itu menyatakan tingkat keamanan menghadapi “tahap empat” di Provinsi Perbatasan Barat Laut dan Daerah Suku yang diperintah Federal, kata sebuah pernyataan PBB.
“Keputusan itu diambil sehubungan situasi keamanan yang tegang di wilayah itu,” kata pernyataan tersebut.
Bulan lalu Program Pangan Dunia (WFP) PBB menutup pusat-pusat distribusi yang melayani lebih dari dua juta orang di wilayah barat laut itu karena masalah keamanan.
Meningkatkan serangannya terhadap Taliban, Pakistan, Senin menawarkan hadiah lima juta dolar bagi informasi yang menghasilkan penangkapan, hidup atau mati pemimpin Taliban Hakimullah Mehsud dan 18 pembantunya.
Hadiah bagi penangkapan terhadap para komandan TTP disampaikan melalui iklan pemerintah di halaman depan surat kabar The News dan ditayangkan di saluran televisi Pakistan Minggu malam.
Mehsud, yang mengambil alih kepemimpinan Taliban Pakistan setelah tewasnya orang yang digantikannya Baitullah Mehsud akibat serangan udara AS Agustus lalu. Kepalanya dihargai 50 juta rupee Pakistan (600.240 dolar).
TTP dipersalahkan atas sejumlah serangan terburuk di Pakistan, yang telah menewaskan sekitar 2.400 orang dalam dua tahun belakangan ini.
Pasukan darat terlibat dalam pertempuran jarak dekat selama dua hari dengan Taliban di Kaningurram, salah satu dari kota-kota terbesar di Waziristan Selatan dan disebut sebagai satu pusat operasi penting bagi kelompok payung gerilyawan.
Sumber: antara.co.id
Iran Akan Segera Adili Pengikut Baha`i
Tujuh pengikut Baha`i yang ditahan karena dituduh melakukan kegiatan mata-mata buat Israel dan penghujatan akan segera diadili di Iran, kata seorang pejabat yang dikutip media setempat Ahad seperti diberitakan Reuters.
“Saya yakin mereka akan diadili dalam waktu dekat,” kata Alireza Avaie, pemimpin Departemen Kehakiman di Teheran, sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi Iran, IRNA. Kantor berita tersebut tak memberi perincian lebih lanjut.
Enam dari ketujuh pengikut Baha`i itu ditahan pada Mei 2008 dengan tuduhan yang berkaitan dengan keamanan dan orang ketujuh ditahan pada Maret tahun yang sama.
Proses pengadilan ditunda pada Agustus atas permintaan pengacara pembela, yang mengatakan mereka memerlukan waktu lebih lama untuk melakukan persiapan.
Iran sebelumnya telah mengaitkan kelompok tersebut dengan Israel, dan mengatakan mereka telah menerima instruksi dari negara Yahudi untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan sistem Islam.
Iran sejak Revolusi Islamnya 1979 telah menolak mengakui Israel.
Masyarakat Baha`i Internasional, yang mewakili kepercayaan itu di seluruh dunia, telah membantah tuduhan terhadap kelompok tersebut, dan menyatakan mereka adalah anggota satu komite yang mengurus keperluan kaum Baha`i di Iran.
Para pemimpin Baha`i di pengasingan menuduh bahwa ratusan pengikut kelompok itu telah dijebloskan ke dalam penjara dan dihukum mati di Iran dalam tiga dasawarsa belakangan.
Pemerintah membantah Teheran telah menahan atau menghukum mati orang karena agama mereka.
Baha`i adalah kepercayaan yang diajarkan oleh para tokoh aliran Syiah di Iran pada Abad Ke-19 dan lebih dari 300.000 pengikutnya tinggal di Iran.
Sistem ajaran Syiah di Iran menganggap Baha`i sebagai kelompok yang mengajarkan bid`ah. (*)
Sumber: antara.co.id
Arab Saudi Temukan Senjata Sel al-Qaeda
Pihak berwenang Arab Saudi menemukan sejumlah besar senjata di dekat ibukota yang terkait dengan sel Al-Qaeda yang dihancurkan pada Agustus, kata seorang jurubicara kementerian dalam negeri, Minggu.
Kantor berita SPA mengutip jurubicara itu yang mengatakan, senjata-senjata tersebut ditemukan di dalam sebuah rumah setelah interogasi terhadap 44 orang yang dituduh memiliki kaitan dengan Al-Qaeda yang penangkapannya diumumkan pada 19 Agustus.
Senjata-senjata yang ditemukan itu mencakup 281 senapan serang Kalashnikov, 250 tempat peluru dan 35 peti yang berisikan 41.250 peluru, kata jurubicara itu.
Ketika 43 orang Saudi dan seorang warga asing ditangkap pada Agustus, polisi juga menyita sekitar 70 senjata mesin, 376 alat peledak elektronik dan lebih dari 31.000 peluru di tiga tempat penyimpanan di sebuah rumah Riyadh dan persembunyian gurun.
“Orang-orang ini mempunyai hubungan dengan organisasi asli Al-Qaeda,” kata jurubicara kementerian dalam negeri Jendral Mansur al-Turki kepada AFP pada Agustus.
Operasi pembunuhan dan pemboman Al-Qaeda antara 2003 dan 2006 menewaskan lebih dari 150 orang Saudi dan warga asing di Arab Saudi, dan ditindaklanjuti aparat keamanan dengan menangkap sekitar 9.000 orang yang diduga pembangkang.(*)
Sumber: antara.co.id















