Berita Dunia Islam Indonesia

Kumpulan berita yang terjadi dalam dunia Islam Indonesia

Arsip untuk kategori ‘Sabda Kusuma’

MUI Kudus Temukan Aliran Menyimpang dari Islam

belum ada komentar

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menemukan adanya aliran baru yang diduga menyimpang dari ajaran Islam, karena dalam pengucapan kalimat syahadat berbeda dari ajaran Islam.

Ketua MUI Kabupaten Kudus Muhammad Syafiq Naschan di Kudus, ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan adanya aliran baru itu sekitar dua pekan terakhir. Untuk menangani hal tersebut, pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan pihak kepolisian dan Kesbangpolinmas di kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Kudus, Senin (9/11).

Berdasarkan hasil kajian sementara, serta dari sejumlah laporan yang masuk, kata dia aliran yang bernama Sabda Kusuma itu telah mengubah kalimat syahadat. “Seharusnya bunyi syahadat Rasul adalah `asyhadu anna Muhammadan Rasulullah`, tetapi aliran ini mengubah menjadi `asyhadu anna Sabda Kusuma Rasulullah,” katanya.

Perubahan itu, kata Syafiq merupakan indikator bahwa aliran tersebut melenceng dari ajaran Islam. “Padahal syahadat merupakan kunci sekaligus dasar aqidah Islam yang tidak bisa diganggu gugat,” katanya seperti dilansir Antara.

Terkait ajaran yang lain, seperti salat dan lain sebagainya, dia mengatakan, masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Ia mengatakan, pihaknya akan segera memanggil pemimpin aliran itu yang diketahui bernama Sabda Kusuma yang tinggal di Kauman Menara RT 01/ RW I Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.

Aliran tersebut diduga telah lama berkembang, mengingat jumlah pengikutnya sekitar 60 orang. “Kami akan segera memanggil yang bersangkutan untuk memberi klarifikasi. Apabila memang terbukti melenceng, kami berharap yang bersangkutan dapat mencabut kembali ajarannya, serta kembali ke jalan yang benar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpolinmas Kudus Ali Rifa`i melalui Kasi Ideologi Nur Hadi mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan dari MUI sebelum mengambil langkah antisipasi. “Kita berharap fatwa dari MUI dan keputusan dari Kantor Departeman Agama menegaskan bahwa aliran tersebut terlarang,” katanya.

Untuk menghindari terjadinya amuk massa, atau hal-hal lain yang tidak diinginkan, menurut dia sejumlah personel diterjunkan untuk melakukan pengawasan. “Yang pasti, kami tidak ingin ada main hakim sendiri,” katanya.

Sumber: tvOne.co.id

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • LinkedIn
  • PDF
  • Ping.fm
  • Print
  • Reddit
  • RSS
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Ditulis oleh Muhammad 'Abdullah

November 10th, 2009 pada 8:16 am