Arsip untuk kategori ‘Cina’
600 Lebih Warga Negara Cina yang Bekerja di Arab Saudi Memeluk Islam
Riyadh: 600 lebih warga negara Cina yang bekerja pada proyek Haramain Rail telah memeluk Islam dalam sebuah acara resmi di Makkah.
Mereka adalah para pekerja dari Chinese Railway Company, yang mana telah memenangkan kontrak bernilai milyaran untuk membangun rel kereta api sepanjang 450 km yang menghubungkan dua kota suci, Makkah dan Madinah, lewat Jeddah dan Rabigh.
Dr. Abdul Aziz, yang menyaksikan peristiwa tersebut, menggambarkannya sebagai sebuah “tanggapan langsung untuk kritik-kritik yang dilancarkan terhadap pemerintah karena mengontrak perusahaan Cina.”
Diantara muallaf, terdapat 70 pekerja yang ikut terlibat dalam proyek pembangunan monorel Makkah, yang menghubungkan kota suci dengan tempat-tempat suci; Mina, Muzdalifah dan Arafah.
“Mereka memeluk Islam dalam 24 jam setelah menerima buku-buku yang memperkenalkan Islam, dalam bahasa Cina, di tempat kerja mereka di Arafah, yang terletak diluar wilayah Haram,” ia berkata menambahkan bahwa pujian diberikan kepada Office of the Call and Guidance for Expatriates di Makkah.
Usaha-usaha untuk menyebarkan pesan Islam diantara sejumlah 5.000 warga negara Cina yang bekerja pada kereta api Haramain sedang berlangsung,” ia berkata menambahkan bahwa masalah utama yang dihadapi oleh Call and Guidance Office adalah kurangnya buku-buku mengenai Islam dalam bahasa Cina.
Patut diperhatikan bahwa tahap pertama dari proyek Haramain Rail yang terdiri atas 70 km telah dimulai dengan baik beberapa bulan yang lalu. Ini termasuk pembebasan lahan, pekerjaan penimbunan, pembangunan jembatan-jembatan dan jalur-jalur. Proyek ini diharapkan selesai pada tahun 2012.
Sumber: http://www.gulfnews.com/news/gulf/saudi_arabia/10352586.html
Muslim Uighur-Polisi Cina Bentrok, 140 Tewas
BEIJING
Bentrokan hebat terjadi antara 3.000 warga minoritas Muslim Uighur dan kepolisian China di Urumqi, Xinjiang, pada Minggu malam waktu setempat.
Dikutip dari Xinhua, Senin (6/7/2009), sebanyak 140 orang dilaporkan tewas dan 816 lainnya luka-luka dalam peristiwa itu. Jumlah korban tewas dipastikan bakal terus bertambah.
Polisi telah menahan ratusan demonstran, termasuk lebih dari 10 tokoh kunci. Departemen Keamanan Publik Xinjiang menyebut, kepolisian kini masih memburu 90 tokoh Muslim lainnya.
Saksi mata menyebut kerusuhan terjadi ketika polisi China berupaya membubarkan aksi unjuk rasa damai warga Uighur, yang meminta digelarnya investigasi atas kematian 2 warga Uighur ketika terjadi bentrok dengan para pekerja dari etnis Han di pabrik mainan di Provinsi Guangdong, China Selatan, bulan lalu.
Insiden terjadi setelah meningkatnya ketegangan antara otoritas pemerintahan yang kuasai mayoritas etnis Han dan etnis Uighur. Warga Uighur selama ini mengaku mendapatkan diskriminasi ekonomi dan sosial oleh kebijakan pembangunan Beijing.
Warga Uighur selama ini telah dipinggirkan secara sistematis dengan masuknya etnis Han ke kawasan Xinjiang, untuk mengeksploitasi minyak, gas alam, dan sumber daya pertanian, sebagai bagian dari kebijakan Beijing.
Sementara itu Beijing menuduh warga Uighur kerap melakukan aksi terorisme di Xinjiang, dan mendapatkan pelatihan dari para militan di Pakistan.(jri)















