Berita Dunia Islam Indonesia

Kumpulan berita yang terjadi dalam dunia Islam Indonesia

Arsip untuk kategori ‘Peristiwa’

Irjen Depag Akui Jamaah Nonkuota Ganggu Operasional Haji

belum ada komentar

Madinah – Inspektorat Jenderal (Itjen) Departemen Agama (Depag) menyatakan wajar bila departemennya keberatan dengan keberadaan jamaah haji nonkuota. Pasalnya,keberadaan jamaah haji tersebut mengganggu sistem operasional perhajian, dan tidak adanya keamanan bagi jamaah.

“Jamaah non-kuota telah mengganggu operasionalisasi perhajian, karena tidak ada jaminan keamanan bagi para jamaah. Meski begitu, Depag tak bisa berbuat banyak karena visa mereka dikeluarkan oleh Kerajaan Arab Saudi,” kata Irjen Depag, HM Suparta, kepada tim Media Center Haji yang didampingi Ketua PPIH Daerak Kerja Madinah Cepi Supriatna di Madinah, Sabtu (5/12/2009).

Suparta pun merekomendasikan agar ada upaya pengajuan keberatan kepada pihak konsorsium penyelenggara haji Arab saudi (Muasasah) sebagai pihak yang turut andil meloloskan jamaah non-kuota. Bahkan, Menteri Agama Suryadharma Ali telah membicarakan hal ini dengan perwakilan Muasasah Asia Tenggara.

Menurut data Depag, tahun ini diperkirakan ada sekitar 2.000 orang yang dulu disebut jamaah haji ‘Paspor Hijau’, karena dulu jamaah haji resmi menggunakan paspor cokelat. “Mereka diberangkatkan dengan berbagai perusahaan atau agen travel, yang memanfaatkan ‘calling visa’ yang diberikan setiap tahun oleh Kerajaan Arab Saudi. Sayangnya, mereka ini kerap kurang pelayanan dan banyak yang tertipu. Karena tidak ada jaminan keamanan dan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Suparta menjelaskan, sekarang yang harus dilakukan bagaimana caranya melobi pemerintah Arab Saudi untuk mengatasi persoalan jamaah haji nonkuota ini secara bersama-sama. Suparta juga mempersilakan kepada jamaah haji nonkuota untuk melapor kepada kepolisian bila merasa tidak puas atas pelayanan yang dilakukan biro atau perusahaan perjalanannya itu.

“Itu hak mereka, mereka bisa saja protes atau mempermasalahkannya,” ujarnya. (zal/mok)

Sumber: detikNews

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • LinkedIn
  • PDF
  • Ping.fm
  • Print
  • Reddit
  • RSS
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Ditulis oleh Muhammad 'Abdullah

December 6th, 2009 pada 9:56 pm

187 Jamaah Haji RI Wafat di Arab Saudi

belum ada komentar

Makkah – Sampai hari ini (05/12/2009) angka jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia, baik sebelum maupun pascaarmina, tercatat berjumlah 187 orang. Jamaah haji yang meninggal dunia atau wafat ini dari berbagai kloter dan embarkasi di Indonesia.

Demikian data yang diperoleh dari Sistem Komunikasi Haji Terpadu (Siskohat) Departemen Agama yang dilansir tim Media Center Haji di PPIH Daerah Kerja Makkah, Sabtu (5/12/2009) sore waktu Arab Saudi.

Dari data yang ada, jumlah jamaah yang wafat terakhir itu pada hari Jumat (4/12) sebanyak 13 orang. Mereka ini meninggal dunia di antaranya di Rumah Sakit Arab Saudi, Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI), pemondokan, masjid maupun saat perjalanan.

Saat ini, jamaah-jamaah yang wafat di Makkah sendiri sudah dimakamkan di Pemakaman Sarraya atau Ma’la, Makkah. Sementara itu, jadwal pemulangan jamaah haji Indonesia di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah mengalami sejumlah keterlambatan. Hal ini dikarenakan padatnya jadwal penerbangan di bandara tersebut.

Sebab, tidak hanya jamaah haji Indonesia yang akan pulang ke tanah air. Sejumlah jamaah haji dari beberapa negara di Timur Tengah, Turki dan Asia lainnya juga dijadwalkan pulang bersamaan. (zal/mok)

Sumber: detikNews

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • LinkedIn
  • PDF
  • Ping.fm
  • Print
  • Reddit
  • RSS
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Ditulis oleh Muhammad 'Abdullah

December 6th, 2009 pada 9:52 pm

Hampir Tiga Juta Umat Naik Haji

belum ada komentar

Jumlah jemaah dari berbagai penjuru dunia termasuk Indonesia yang akan menunaikan Rukun Islam ke-5 pada musim haji 1430 Hijriah diperkirakan mendekati angka tiga juta orang.

Dengan jumlah itu, menurut keterangan tertulis dari kementerian Arab Saudi, Sabtu, tanpa menyebutkan rinciannya, berarti terjadi kenaikan sekitar 13 persen dibandingkan dengan jumlah jemaah haji pada tahun lalu (1429H).

Jemaah calon haji (calhaj) Indonesia sendiri pada musim haji 1430H berjumlah sekitar 209.000 orang terdiri atas sekitar 192.000 orang haji reguler program Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Indonesia (BPIH-dulu ONH), sekitar 17.000 haji nonreguler (nonBPIH-dulu ONH Plus) dan ratusan haji nonkuota yang diberangkatkan biro-biro perjalanan swasta tanpa koordinasi dengan departemen agama.

Sebaliknya, jumlah jemaah haji lokal diperkirakan turun sekitar 40 persen pada musim haji 1430H ini.

Juga tidak disebutkan rincian jumlah jemaah haji tahun ini dan tahun sebelumnya, namun dilaporkan bahwa penurunan jumlah warga setempat untuk menunaikan rukun Islam kelima itu terjadi karena tingginya biaya yang dikenakan dan adanya kekhawatiran merebaknya virus flu babi (H1N1).

Untuk haji lokal diperlukan biaya sekitar RS10.000 (sekitar Rp25 juta), sementara vaksinasi vaksin H1N1 bagi calon haji lokal baru berupa anjuran, belum merupakan keharusan.

Kampanye vaksinasi tahap pertama yang dilakukan terhadap 1 juta warga sejak pekan lalu sasarannya adalah calhaj lokal dan petugas yang melakukan kontak langsung dengan para jemaah calon haji.

Sebagian warga enggan mengikuti program vaksinasi gratis tersebut karena mengkhawatirkan efek sampingnya seperti demam, muncul bercak merah di kulit atau malah diisukan bisa mandul.

Sementara itu Kota Suci Mekah saat ini sudah dipadati ummat Islam dari berbagai penjuru dunia, khususnya di kawasan Masjidil Haram yang memutih menjadi lautan manusia yang mengenakan pakaian ihram atau gamis berwarna putih.

Saat shalat Jumat saja, diperkirakan hadir sekitar setengah juta umat yang memenuhi sampai halaman Masjidil Haram.

Setelah beberapa kali direnovasi dan diperluas, saat dengan luas 328.000 m2, Masjidil Haram mampu menampung satu juta umat.

Sebagian jemaah tampak pula berkerumun di toko-toko yang menjual cindera mata atau pernik-pernik haji, air zamzam, penukaran uang atau gerai-gerai makanan yang tesebar di kawasan seputar Masjidil Haram.

Akses kendaraan ditutup di jalan sekitar Masjidil Haram, sehingga jemaah harus berjalan beberapa ratus meter untuk menuju penghentian bus, taksi atau kendaraan-kendaraan yang menunggu mereka. (*)

Referensi: antara.co.id

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • LinkedIn
  • PDF
  • Ping.fm
  • Print
  • Reddit
  • RSS
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Ditulis oleh Muhammad 'Abdullah

November 21st, 2009 pada 9:59 pm

Wukuf di Arafah 26 November

belum ada komentar

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memutuskan Hari Arafah tanggal 26 November atau Hari Kamis pekan depan. Keputusan ini didasarkan pada pengamatan langsung atau rukyah yang memperkuat awal bulan Dzulhijjah jatuh pada hari Rabu (18/11).

Kemarin, pihak berwenang di Arab Saudi mengumumkan secara resmi Hari Arafah itu. ”Karena Rabu ditetapkan sebagai awal bulan Dzulhijjah, maka Idul Adha jatuh pada hari Jumat tanggal 27 November,” kata Ketua Mahkamah Agung, Abdul Rahman Al-Kelya, Rabu (18/11).

Sumber: alsofwah.or.id

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • LinkedIn
  • PDF
  • Ping.fm
  • Print
  • Reddit
  • RSS
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Ditulis oleh Muhammad 'Abdullah

November 21st, 2009 pada 4:25 pm

Saudi Tolak Haji Politik

belum ada komentar

Arab Saudi memperingatkan para jama’ah haji untuk tidak menggelar unjuk rasa selama menunaikan ibadah haji. Sebuah peringatan yang ditujukan pada Iran yang meyakini haji mempunyai dimensi politik disamping spiritual.

Pernyataan yang dikeluarkan kabinet Saudi tersebut tidak menyebut Iran tetapi mengikuti pernyataan para pemimpin Iran mengenai ibadah haji.

Pemimpin tertinggi Ayatollah(?) Ali Khamenei mengatakan warga Syi’ah sudah selayaknya mengemukakan perubahan.

Pemerintah Saudi yang Sunni mengatakan keributan politik akan mengganggu jama’ah dan membahayakan keselamatan mereka.

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan Teheran akan mengambil langkah seperlunya kalau jama’ah haji Iran mengalami pembatasan selama pelaksanaan ibadah haji.

Sementara Ayatollah(?) Khamenei meminta pemerintah Saudi untuk mengambil tindakan atas tuduhan adanya salah urus terhadap warga Syiah di Arab Saudi.

Tahun 1987 kalangan Syiah, kebanyakan dari Iran, bentrok dengan polisi Arab Saudi dalam sebuah protes anti-Amerika saat menjalankan ibadah haji. 402 orang diketahui meninggal gara-gara peristiwa itu.

Sejak peristiwa itu tidak ada lagi protes besar-besaran dan polisi Saudi meningkatkan penjagaan keamanan besar-besaran.

Ratusan ribu ummat mulai berdatangan di Mekkah dan Medinah menjelang pelaksanaan haji yang akan jatuh akhir bulan November.

Sekitar dua juta ummat Islam melaksanakan ibadah haji setiap tahunnya.

Sumber: BBCIndonesia

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • LinkedIn
  • PDF
  • Ping.fm
  • Print
  • Reddit
  • RSS
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Ditulis oleh Muhammad 'Abdullah

November 10th, 2009 pada 8:34 am

Walikota Anti-Taliban Tewas Dibom

belum ada komentar

Insiden bom bunuh diri menggunakan mobil kembali berlangsung di Pakistan. Serangan yang terjadi di Kota Adazai, 16 km dari kota Peshawar, Minggu, 9 November 2009, menewaskan sedikitnya 12 orang, termasuk seorang walikota setempat.

Milisi Taliban mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang juga melukai 36 orang. Shahibzada Anis Khan, seorang pejabat setempat, mengatakan ledakan itu berasal dari sekitar 10 kilogram bahan peledak.

“Ledakan menewaskan Walikota Abdul Malik, yang sedang berada di luar rumah saat sebuah mobil melintas dan meledak,” kata Khan seperti dikutip dari laman stasiun televisi CNN. Sedangkan anak walikota menderita luka serius dan dirawat di Rumah Sakit Peshawar.

Abdul Hamid Afridi dari Reading Hospital Peshawar mengatakan korban ledakan temasuk seorang anak kecil dan lima orang wanita.

Malik merupakan aktivis Lashkar, sebuah relawan militer yang berperang melawan militan Taliban. Menurut seorang pegawai senior di pemerintahan, hingga dua tahun lalu, Walikota Abdul Malik mendukung Taliban.

Namun, kemudian dia berbalik arah dan tidak menyetujui strategi kelompok tersebut, yang sering kali menempatkan warga sipil sebagai target.

Pemimpin Taliban setempat menyatakan beberapa alasan untuk membunuh Malik. Dia telah memperingatkan, agar siapapun yang berseberangan dengan Taliban akan menjadi target bom bunuh diri.

Sumber: VIVANEws.com

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • LinkedIn
  • PDF
  • Ping.fm
  • Print
  • Reddit
  • RSS
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Ditulis oleh Muhammad 'Abdullah

November 10th, 2009 pada 8:28 am

Pembom Bunuh Diri Tewaskan 24 Orang di Pakistan

belum ada komentar

Seorang pembom bunuh diri dengan target para pekerja yang sedang antri untuk mengambil gaji mereka dekat sebuah bank dan hotel Pakistan, Senin, menewaskan 24 orang, sementara PBB menarik para staf asingnya dari daerah barat laut negara itu.

Bom kedua yang menewaskan korban sipil warga biasa kurang dari seminggu serangan dekat markas besar angkatan darat di kota garnizun Rawalpindi, menunjukkan meluasnya ancaman yang ditimbulkan oleh gerilyawan yang punya hubungan Al Qaida di Pakistan.

Ledakan bom dekat sebuah gedung tempat berkantornya sebuah bank dan Hotel Shalimar berbintang empat menyebabkan di lokasi itu bertebaran tubuh manusia dan ceceran darah dan memporakporandakan jendela-jendela, kata para saksi mata.

“Kami sedang duduk di lantai dua kantor kami. Itu adalah ledakan yang dahsyat,” kata Raja Sher Ali, seorang manajer pemasaran di sebuah perusahaan lokal kepada AFP.

“Gedung kami terguncang seolah-olah terjadi gempa dan ketika kami keluar terdapat asap di mana-mana dan bagian-bagian tubuh masuk ke kantor kami,” katanya.

Lebih dari 300 orang tewas bulan lalu ketika Pakistan melancarkan serangan besar-besaran terhadap kelompok Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) di daerah suku, tempat para pejabat AS mengatakan mereka berencana melancarkan serangan-serangan terhadap pasukan Barat.

Seorang perwira senior polisi mengatakan serangan itu adalah perbuatan seorang pembom bunuh diri.

“Pembom bunuh diri itu datang dengan menggunakan sebuah sepeda motor dan meledakkan bom yang dibawanya dekat orang-orang yang sedang berkumpul untuk mengambil gaji. Kami menemukan rompi bunuh diri dan beberapa bagian tubuh penyerang bunuh diri itu,” kata pejabat senior polisi Aslam Tarin kepada wartawan.

Deeba Shehnaz, juru bicara tim pertolongan mengemukakan kepada AFP dari lokasi ledakan itu “korban tewas meningkat menjadi 24 orang” dengan 24 lainnya cedera.

Serangan di Mall Road dekat Pearl Continental Hotel dan dekat markas besar angkatan darat Pakistan, tempat 10 pria bersenjata mengepung hampir 24 jam bulan lalu menewaskan 23 orang dan sangat memalukan militer itu.

Keamanan yang lemah menyebabkan PBB, Senin mengumumkan pihaknya akan menarik staf internasionalnya dari Pakistan barat laut itu, hanya beberapa hari paling tidak 118 orang tewas akibat sebuah bom mobil di ibu kota daerah itu, Peshawar.

“Mereka akan dipindahkan. Segera,” kata Isharat Rizvi, seorang juru bicara PBB kepada AFP tetapi tidak bersedia mengatakan berapa jumlah staf yang akan dipindahkan.

Sekjen PBB Ban Ki-moon menyatakan badan dunia itu menyatakan tingkat keamanan menghadapi “tahap empat” di Provinsi Perbatasan Barat Laut dan Daerah Suku yang diperintah Federal, kata sebuah pernyataan PBB.

“Keputusan itu diambil sehubungan situasi keamanan yang tegang di wilayah itu,” kata pernyataan tersebut.

Bulan lalu Program Pangan Dunia (WFP) PBB menutup pusat-pusat distribusi yang melayani lebih dari dua juta orang di wilayah barat laut itu karena masalah keamanan.

Meningkatkan serangannya terhadap Taliban, Pakistan, Senin menawarkan hadiah lima juta dolar bagi informasi yang menghasilkan penangkapan, hidup atau mati pemimpin Taliban Hakimullah Mehsud dan 18 pembantunya.

Hadiah bagi penangkapan terhadap para komandan TTP disampaikan melalui iklan pemerintah di halaman depan surat kabar The News dan ditayangkan di saluran televisi Pakistan Minggu malam.

Mehsud, yang mengambil alih kepemimpinan Taliban Pakistan setelah tewasnya orang yang digantikannya Baitullah Mehsud akibat serangan udara AS Agustus lalu. Kepalanya dihargai 50 juta rupee Pakistan (600.240 dolar).

TTP dipersalahkan atas sejumlah serangan terburuk di Pakistan, yang telah menewaskan sekitar 2.400 orang dalam dua tahun belakangan ini.

Pasukan darat terlibat dalam pertempuran jarak dekat selama dua hari dengan Taliban di Kaningurram, salah satu dari kota-kota terbesar di Waziristan Selatan dan disebut sebagai satu pusat operasi penting bagi kelompok payung gerilyawan.

Sumber: antara.co.id

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • LinkedIn
  • PDF
  • Ping.fm
  • Print
  • Reddit
  • RSS
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Arab Saudi Temukan Senjata Sel al-Qaeda

belum ada komentar

Pihak berwenang Arab Saudi menemukan sejumlah besar senjata di dekat ibukota yang terkait dengan sel Al-Qaeda yang dihancurkan pada Agustus, kata seorang jurubicara kementerian dalam negeri, Minggu.

Kantor berita SPA mengutip jurubicara itu yang mengatakan, senjata-senjata tersebut ditemukan di dalam sebuah rumah setelah interogasi terhadap 44 orang yang dituduh memiliki kaitan dengan Al-Qaeda yang penangkapannya diumumkan pada 19 Agustus.

Senjata-senjata yang ditemukan itu mencakup 281 senapan serang Kalashnikov, 250 tempat peluru dan 35 peti yang berisikan 41.250 peluru, kata jurubicara itu.

Ketika 43 orang Saudi dan seorang warga asing ditangkap pada Agustus, polisi juga menyita sekitar 70 senjata mesin, 376 alat peledak elektronik dan lebih dari 31.000 peluru di tiga tempat penyimpanan di sebuah rumah Riyadh dan persembunyian gurun.

“Orang-orang ini mempunyai hubungan dengan organisasi asli Al-Qaeda,” kata jurubicara kementerian dalam negeri Jendral Mansur al-Turki kepada AFP pada Agustus.

Operasi pembunuhan dan pemboman Al-Qaeda antara 2003 dan 2006 menewaskan lebih dari 150 orang Saudi dan warga asing di Arab Saudi, dan ditindaklanjuti aparat keamanan dengan menangkap sekitar 9.000 orang yang diduga pembangkang.(*)

Sumber: antara.co.id

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • LinkedIn
  • PDF
  • Ping.fm
  • Print
  • Reddit
  • RSS
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Ditulis oleh Muhammad 'Abdullah

November 3rd, 2009 pada 6:15 am

Teroris Tewaskan Banyak Anak dan Perempuan Tak Bersalah

belum ada komentar

Sebuah bom mobil seberat 150 kilogram meledak di tengah keramaian pasar Meena di Peshawar, Pakistan. Teror yang berlangsung Rabu, 28 Oktober 2009, menewaskan sedikitnya seratus orang dan melukai 200 warga lainnya.

Bom menghancurkan bangunan sehingga banyak orang terkubur di bawah reruntuhan. Setelah ledakan, api membakar toko, masjid, dan rumah. Mereka yang selamat mengaku nyaris tidak memiliki waktu melarikan diri.

“Saat bom meledak, saya tiarap dan saat saya melihat ke atas, semuanya gelap, saya tidak bisa melihat siapa pun. Kendaraan-kendaraan terguling,” kata Imdad, seorang korban selamat, seperti dikutip laman stasiun televisi CNN.

Fareed Ullah yang sedang berada di masjid dekat pasar terluka ketika terjatuh dari lantai dua. Masjid tempatnya belajar terbakar. “Kami hanya dapat melihat lidah api, saya dan teman saya jatuh dari lantai dua saat mencoba melarikan diri,” kata dia.

Bom jarak jauh ini menewaskan setidaknya seratus orang dan melukai 200 lainnya. Korban meninggal terdiri dari 68 pria dan 32 perempuan, sepuluh di antaranya anak-anak. Bom meninggalkan kawah selebar tiga meter.

Bom di tengah hari ini membangkitkan amarah warga dan pemilik toko. Mereka mempertanyakan persiapan keamanan pemerintah.

Ledakan ini merupakan serangan paling mematikan di Pakistan sejak serangan dalam penyambutan perdana menteri Benazir Bhutto, Oktober dua tahun lalu. Saat itu, 135 orang meninggal. Bhutto selamat namun terbunuh dua bulan kemudian.

Pengeboman terjadi bersamaan dengan kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton ke Islamabad. Clinton akan membicarakan tambahan dukungan untuk Pakistan menghadapi pemberontak Taliban.

Clinton mengutuk serangan itu dan meminta kelompok yang bertanggung jawab meletakkan senjatanya. “Jika pelaku yakin dengan kepercayaan mereka, undang mereka mengikuti proses politik untuk meyakinkan warga Pakistan,” kata Clinton dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi.

Sementara Qureshi menyampaikan belasungkawa mendalam kepada korban dan keluarganya. Dia juga menyatakan akan melawan pemberontak demi stabilitas dan perdamaian Pakistan. “Kami telah mengalahkan kalian [militan] di Swat dan Malakand. Serangan terhadap warga tidak bersalah ini tidak akan memupuskan keteguhan kami,” ujar dia.

Referensi: VIVAnews.com

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • LinkedIn
  • PDF
  • Ping.fm
  • Print
  • Reddit
  • RSS
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Ditulis oleh Muhammad 'Abdullah

November 1st, 2009 pada 10:10 pm

Kuota Haji Ditambah

belum ada komentar

Pemerintah Arab Saudi akhirnya memberikan tambahan kuota jemaah haji sebanyak 3.000 orang untuk Indonesia. Tambahan itu dibuka untuk jemaah haji khusus dan sudah 1.240 orang yang mendaftar. Jemaah haji khusus adalah yang selama ini dikenal sebagai ONH plus.

Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Departemen Agama A Ghofur Djawahir, Jumat (30/10), mengatakan, surat pemberitahuan tambahan kuota diterima pada awal pekan lalu. Setelah melakukan evaluasi, Departemen Agama menetapkan kuota tambahan itu diberikan untuk jemaah haji khusus yang sering disebut ONH (ongkos naik haji) plus.

Kalau diberikan untuk jemaah haji reguler, kami khawatir tidak cukup waktu untuk mengurus persyaratan,” ujarnya. Departemen Agama kembali membuka pendaftaran ibadah haji pada tanggal 28-29 Oktober. Selama dua hari, sudah 1.240 orang yang mendaftarkan diri.

Mereka bisa diberangkatkan jika semua persyaratan, seperti hotel, sarana transportasi, dan katering, sudah disiapkan. Bahkan, menurut Ghofur, visa untuk jemaah haji khusus itu baru bisa diberikan setelah mereka memperoleh hotel.

Selain itu, pemberangkatan jemaah haji khusus itu tidak bergantung pada jadwal yang ditetapkan Departemen Agama. Keberangkatan jemaah haji khusus itu dijadwalkan setiap kelompok bimbingan ibadah haji sebagai penyelenggara.

Sumber: kompas.com

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • LinkedIn
  • PDF
  • Ping.fm
  • Print
  • Reddit
  • RSS
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Ditulis oleh Muhammad 'Abdullah

October 31st, 2009 pada 8:16 am