Berita Dunia Islam Indonesia

Kumpulan berita yang terjadi dalam dunia Islam Indonesia

Arsip untuk tag ‘pekanbaru’

Bekas Lokalisasi Teleju Dijadikan Pusat Kegiatan Islam

belum ada komentar

Pekanbaru (ANTARA News) – Bekas lahan lokalisasi Teleju di Pekanbaru, bakal dijadikan kawasan pusat kegiatan Islam, kata Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru, Dorman Johan di Pekanbaru, Jumat.

“Kawasan Teleju yang berada di Kecamatan Tenayanraya ini akan dijadikan kawasan Islamic Center, seperti yang diusulkan oleh anggota DPRD Kota Pekanbaru,” ungkap Dorman.

Ia menjelaskan, ada beberapa alternatif lain yang bisa dikembangkan pada lahan Teleju selain dijadikan Islamic Center. Kawasan ini bisa juga dijadikan sebagai pusat cagar budaya Melayu, pusat pendidikan dan pasar tradisional.

Selanjutnya juga bisa dijadikan sebagai sarana olahraga, ataupun dijadikan sebagai ruang terbuka hijau.

Untuk pembebasan lahan tersebut, katanya, telah disiapkan dana sebesar Rp7,5 miliar. Diantaranya sebagai ganti rugi yang diberikan Pemerintah Kota Pekanbaru kepada pemilik lahan dan bangunan, serta lahan tanaman (kebun) yang dimiliki warga setempat.

“Ganti rugi lahan permeternya telah disepakati dengan warga harga tertingginya Rp75 ribu dan terendah Rp50 ribu, tergantung pada posisi dan kondisi lahan tersebut berada”, kata Dorman.

Sedangkan untuk rencana pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru di lahan Teleju tersebut, pada anggaran tahun 2010 telah diusulkan pula dana sebesar Rp4,5 miliar.

“Warga yang berada di lokalisasi Teleju tersebut ada dua alternatif pilihan yang ditawarkan, bisa dipulangkan atau bagi PSK (pekerja seks komersial) yang mau dibina maka akan kita lakukan pembinaan dengan memberikan pelatihan keterampilan, dengan syarat berjanji untuk tidak menjadi PSK lagi”, jelas Dorman.

Sementara itu Wakil Wali Kota Pekanbaru Erizal Muluk mengatakan sejauh ini Pemerintah Kota Pekanbaru telah melakukan upaya pembinaan, bimbingan dan pelatihan kepada mantan PSK yang lokasinya telah ditutup pemerintah agar mereka dapat beralih profesi yang layak dalam usaha menghadapi kehidupan yang lebih baik.

Pemerintah Kota Pekanbaru telah bekerjasama dengan SMK Negeri 3 Pekanbaru dalam melakukan upaya-upaya pembinaan, bimbingan dan pelatihan-pelatihan kepada PSK yang ada di lokasi teleju.

“Antara lain pelatihan menjahit disertai bantuan modal usaha ekonomis produktif dan pelatihan salon kecantikan disertai bantuan modal usaha ekonomis produktif,” kata Erizal.(*)

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/1260541052/bekas-lokalisasi-teleju-dijadikan-pusat-kegiatan-islam

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • LinkedIn
  • PDF
  • Ping.fm
  • Print
  • Reddit
  • RSS
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Ditulis oleh Muhammad 'Abdullah

December 17th, 2009 pada 6:04 pm

Pelajar SD-SMA Pekanbaru Diwajibkan Pakai Seragam Muslim

belum ada komentar

Pekanbaru (ANTARA News)

Mulai tahun ajaran baru 2009 yang dimulai Senin 13 Juli ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menerapkan aturan baru mewajibkan pelajar di daerah itu memakai seragam muslim mulai dari SD hingga SMA sederajat.

Wakil Walikota Pekanbaru, Erizal Muluk, di Pekanbaru, Ahad, mengatakan penerapan aturan baru tentang seragam sekolah ini sesuai visi kota Pekanbaru 2021, yakni menjadikan kota Pekanbaru sebagai pusat perdagangan dan jasa, pusat pendidikan serta pusat kebudayaan Melayu, menuju masyarakat sejahtera yang berlandaskan iman dan taqwa.

Visi ini jika tidak kita terapkan sejak awal kepada generasi muda akan tinggal sebagai slogan saja. Karena itu kita mulai tahun ini membuat pelajar Pekanbaru berpenampilan sebagai warga wilayah yang berbudaya melayu berlandaskan iman dan taqwa, yakni berlandaskan agama Islam,” kata Erizal.

Para siswa diwajibkan memakai seragam muslim lengkap, kemeja lengan panjang, rok panjang dan jilbab untuk pelajar perempuan. Celana panjang dan kemeja lengan panjang untuk pelajar putra.

Erizal mengatakan, Pemko tidak kaku menerapkan aturan ini, karena mereka yang diwajibkan memakai seragam sekolah muslim adalah siswa beragama Islam dan di sekolah-sekolah umum.

Jika ada sekolah, misalnya memang sebagian besar siswanya bukan muslim dan landasan sekolah ini juga bukan Islam, kita tak memaksa mereka berbusana muslim,” kata Erizal.

Aturan baru ini memang ada yang dikeluhkan oleh orang tua siswa, karena mereka harus menyesuaikan seragam sekolah anak mereka, meski bukan masuk di kelas satu tahun ini. Seperti Ratna (40), yang anaknya duduk di kelas 4 Sekolah Dasar Jalan Purwodadi Pekanbaru dan kelas II SMP N 20 Jalan kamboja Pekanbaru.

Ratna menyatakan harus membeli ulang seragam untuk dua anaknya tersebut, sama seperti anak yang masuk di kelas I. “Guru mereka menyatakan seragam mulai Senin (13/7) ini seragam muslim, jadi anak yang bukan masuk di kelas I juga harus menyesuaikan,” ujar Ratna.(*)

SUMBER: http://www.antaranews.com/view/?i=1247432300&c=NAS&s=PDK

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • LinkedIn
  • PDF
  • Ping.fm
  • Print
  • Reddit
  • RSS
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

Ditulis oleh Muhammad 'Abdullah

July 13th, 2009 pada 8:39 pm